Industri kreatif digital membuktikan posisinya bukan sekadar subsektor pelengkap, melainkan motor baru penerimaan devisa non-migas. Pada Gamescom dan Tokyo Game Show tahun ini, delegasi studio kreatif Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi bisnis dan kontrak lisensi senilai lebih dari $45 juta.
Dukungan pemerintah melalui Perpres Percepatan Industri Gim Nasional memberikan kepastian hukum bagi lembaga keuangan untuk menerima sertifikat hak cipta karya digital terdaftar sebagai agunan kredit perbankan berisiko terukur.